Feenomena IFRS

April 4, 2012 at 11:45 am (Uncategorized)

Pengertian IFRS

Standar Pelaporan Keuangan Internasional (IFRS) adalah Standar dasar, Pengertian dan Kerangka Kerja (1989) yang diadaptasi oleh Badan Standar Akuntansi Internasional.

Sejumlah standar yang dibentuk sebagai bagian dari IFRS dikenal dengan nama terdahulu Internasional Accounting Standards (IAS). IAS dikeluarkan antara tahun 1973 dan 2001 oleh Badan Komite Standar Akuntansi Internasional (bahasa Inggris: Internasional Accounting Standards Committee (IASC)). Pada tanggal 1 April 2001, IASB baru mengambil alih tanggung jawab gunan menyusun Standar Akuntansi Internasional dari IASC. Selama pertemuan pertamanya, Badan baru ini mengadaptasi IAS dan SIC yang telah ada. IASB terus mengembangkan standar dan menamai standar-standar barunya dengan nama IFRS.

 

Kutipan Mengenai IFRS

“Indonesia memutuskan untuk berkiblat pada Standar Pelaporan Keuangan Internasional atau IFRS”.

Batas waktu yang ditetapkan bagi seluruh entitas bisnis dan pemerintah untuk menggunakan IFRS adalah 1 Januari 2012.

”Semua persiapan ke arah sana harus diselesaikan karena ini akan dimulai pada 1 Januari 2012. Coba dilihat dampak pada biayanya karena pengalihan standar akan menyebabkan timbulnya ongkos tambahan,” ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Rabu (5/5), saat menjadi pembicara kunci dalam seminar ”IFRS, Penerapan dan Aspek Perpajakannya”.

Menurut Sri Mulyani, konvergensi akuntansi Indonesia ke IFRS perlu didukung agar Indonesia mendapatkan pengakuan maksimal dari komunitas internasional yang sudah lama menganut standar ini.

”Kalau standar itu dibutuhkan dan akan meningkatkan posisi Indonesia sebagai negara yang bisa dipercaya di dunia dengan tata kelola dan pertanggungjawaban kepada rakyat dengan lebih baik dan konsisten, tentu itu perlu dilakukan,” ujarnya.

Selain IFRS, kutub standar akuntansi yang berlaku di dunia saat ini adalah United States General Accepted Accounting Principles (US GAAP).

Negara-negara yang tergabung di Uni Eropa, termasuk Inggris, menggunakan International Accounting Standard (IAS) dan International Accounting Standard Board (IASB).

Setelah berkiblat ke Belanda, belakangan Indonesia menggunakan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang disusun oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Mula-mula PSAK IAI berkiblat ke Amerika Serikat dan nanti mulai tahun 2012 beralih ke IFRS.

Tujuh Manfaat Penerapan IFRS

Ketua Tim Implementasi IFRS-Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Dudi M Kurniawan mengatakan, dengan mengadopsi IFRS, Indonesia akan mendapatkan tujuh manfaat sekaligus.

  1. Pertama, meningkatkan kualitas standar akuntansi keuangan (SAK).
  2. Kedua, mengurangi biaya SAK.
  3. Ketiga, meningkatkan kredibilitas dan kegunaan laporan keuangan.
  4. Keempat, meningkatkan komparabilitas pelaporan keuangan.
  5. Kelima, meningkatkan transparansi keuangan.
  6. Keenam, menurunkan biaya modal dengan membuka peluang penghimpunan dana melalui pasar modal.
  7. Ketujuh, meningkatkan efisiensi penyusunan laporan keuangan.

”Pengalaman di Eropa, ada beberapa masalah yang muncul dalam implementasi IFRS, antara lain perencanaan waktu yang kurang matang dan kurangnya dukungan dari manajemen puncak,” tuturnya.

Kepala Biro Standar Akuntansi dan Keterbukaan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Etty Retno Wulandari mengatakan, Indonesia perlu mengadopsi IFRS karena sebagian besar negara di dunia sudah menganut standar akuntansi itu.

Dengan demikian, IFRS dapat meningkatkan perlindungan kepada investor pasar modal. ”Bapepam mewajibkan emiten dan perusahaan publik menyampaikan laporan keuangan ke Bapepam dan menyediakannya pada masyarakat. Laporan tersebut harus disajikan dengan standar akuntansi yang berkualitas tinggi,” ungkapnya.

 

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Standar_Pelaporan_Keuangan_Internasional

http://financeaccountingtraining.blogspot.com/2010/05/penerapan-ifrs-di-indonesia-2012.html

 

Permalink Leave a Comment

ETIKA PROFESI AKUNTANSI 3

January 6, 2012 at 5:04 am (Uncategorized)

  1. Mengapa suatu profesi memerlukan etika ? Jelaskan pendapat saudara !

Menurut pendapat saya suatu profesi perlu etika karena profesi adalah suatu kegiatan yang harus didasarkan pada suatu etika agar meminimalisir kegiatan yang akan dihasilkan sehingga tidak terjadi kecurangan-kecurangan.

Sehingga di dalam sebuah profesi sangat diperlukan etika dengan tujuan :

  • Untuk menjunjung tinggi martabat profesi.
  • Untuk menjaga dan memelihara kesejahteraan para anggota.
  • Untuk meningkatkan pengabdian anggota profesi.
  • Untuk meningkatkan mutu profesi.
  • Untuk meningkatkan mutu organisasi profesi.

2.Apa yang anda ketahui tentang IAI ? Jelaskan secara singkat dan padat !

Ikatan Akuntan Indonesia (Indonesian Institute of Accountants) merupakan organisasi profesi akuntan di Indonesia.  Perkumpulan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) berdiri pada 23 Desember 1957.

Susunan pengurus pertama terdiri dari:

  • Ketua: Prof. Dr. Soemardjo Tjitrosidojo
  • Panitera: Drs. Mr. Go Tie Siem
  • Bendahara: Drs. Sie Bing Tat (Basuki Siddharta)
  • Komisaris: Dr. Tan Tong Djoe
  • Komisaris: Drs. Oey Kwie Tek (Hendra Darmawan)

Keenam akuntan lainnya sebagai pendiri IAI adalah :

1)     Prof. Dr. Abutari

2)     Tio Po Tjiang

3)     Tan Eng Oen

4)     Tang Siu Tjhan

5)     Liem Kwie Liang

6)     The Tik Him

Konsep Anggaran Dasar IAI yang pertama diselesaikan pada 15 Mei 1958 dan naskah finalnya selesai pada 19 Oktober 1958. Menteri Kehakiman mengesahkannya pada 11 Februari 1959. Namun demikian, tanggal pendirian IAI ditetapkan pada 23 Desember 1957. Ketika itu, tujuan IAI adalah: 1. Membimbing perkembangan akuntansi serta mempertinggi mutu pendidikan akuntan. 2. Mempertinggi mutu pekerjaan akuntan.

Sejak pendiriannya 49 tahun lalu, kini IAI telah mengalami perkembangan yang sangat luas. Hal ini merupakan perkembangan yang wajar karena profesi akuntan tidak dapat dipisahkan dari dunia usaha yang mengalami perkembangan pesat. Salah satu bentuk perkembangan tersebut adalah meluasnya orientasi kegiatan profesi, tidak lagi semata-mata di bidang pendidikan akuntansi dan mutu pekerjaan akuntan, tetapi juga upaya-upaya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan peran dalam perumusan kebijakan publik.

Permalink Leave a Comment

Teori Etika Dalam Lingkungan Masyarakat

November 30, 2011 at 3:32 pm (Uncategorized)

S0AL

1. Sebutkan teori etika yang anda ketahui selain yang sudah dijelaskan minimal 3?

2. Tuliskan contoh etika umum yang berlaku di masyarakat minimal 5?

3. Bagaimana pendapat saudara tentang paham hedonisme bila diterapkan pada era sekarang ini?

Jawab

1. Teori Etika, antara lain :

a. ETIKA DEONTOLOGI
Teori ini sudah ada sejak periode filsafat Yunani kuno, tetapi mulai diberi perhatian setelah diberi penjelasan dan pendasaran logis oleh Filsuf Jerman yaitu Immanuel Kant. Kata deon sendiri berasal dari Yunani yang berarti Kewajiban yaitu Menekankan kewajiban manusia untuk bertindak secara baik. 
Tiga prinsip yang harus dipenuhi, yaitu:
– Supaya suatu tindakan punya nilai moral, tindakan itu harus dijalankan berdasarkan kewajiban. Nilai moral dari tindakan itu tidak tergantung pada tercapainya.
– Tujuan dari tindakan itu melainkan tergantung pada kemauan baik yang mendorong seseorang untuk melakukan tindakan itu-berarti kalaupun tujuannya tidak tercapai,tindakan itu sudah di nilai baik. Sebagai konsekuensi dari kedua prinsip itu,kewajiban adalah hal yang
– Niscaya dari tindakan yang dilakukan berdasarkan sikap hormat pada hokum moral universal.

b. Etika pengembangan diri sesuai dengan kodratnya
Etika Aristoteles merupakan etika pengembangan diri, karena kebahagiaan (eudaimonia) yang menjadi tujuan hidup manusia tercapai kalau manusia mengembangkan dirinya secara penuh sesuai dengan kodratnya. Kodrat di sini dimaksudkan dalam arti metafisis, yakni apa yang menjadi hakikat keberadaan manusia. Untuk mengenal apa yang menjadi kodrat atau hakikat keberadaan sesuatu, Aristoteles melihat fungsi operasional (ergon) yang khas pada pengada tersebut. Finalitas atau keterarahan pada tujuan akhir suatu pengada bagi Aristoteles merupakan suatu gagasan yang sentral untuk etikanya, karena menurut dia kodrat setiap pengada mengarah pada tujuan akhirnya. Kebahagiaan sebagai tujuan hidup manusia baru tercapai kalau manusia hidup sesuai dengan ergon-nya yang khas. Untuk menetapkan apa itu kebahagiaan bagi manusia perlulah ia mengerti apa yang menjadi tujuan akhir kodrat keberadaannya sebagai manusia.Dibandingkan dengan makhluk hidup yang lain, jiwa manusia mempunyai aspek vegetatif seperti halnya tumbuh-tumbuhan, dan mempunyai aspek sensitif seperti halnya binatang. Yang khas untuk manusia adalah aspek rasional dari kejiwaannya. Kalau yang menjadi kekhasan manusia adalah aspek rasional kejiwaannya, maka ergon manusia mesti bersangkutan dengan aspek ini.

c. Etika Keutamaan
Etika Aristoteles, lain dengan etika yang biasa disebut sebagai etika kewajiban (seperti etika Kant misalnya), adalah etika keutamaan. Hidup baik adalah hidup sesuai dengan keutamaan yang masih ia bedakan menjadi keutamaan intelektual dan keutamaan moral. Dari segi moral, suatu tindakan secara objektif dinilai berkeutamaan(virtuous) oleh Aristoteles kalau itu merupakan kegiatan yang diatur oleh akal budi sesuai dengan prinsip kebijaksanaan jalan tengah/“the rule of the just middle”(mesotes), yakni menghindarkan ekstrem terlalu banyak di satu pihak dan ekstrem terlalu kurang di lain pihak. Keutamaan keberanian misalnya terletak antara kenekadan di satu pihak dan menjadi pengecut di lain pihak.

2. Contoh – contoh Etika Umum yang berlaku di masyarakat, yaitu:

a. Sopan, ramah tamah, dan bertegur sapa saat bertemu dengan tetangga 
b. Tidak saling menghina.
c. Ikut berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti dilingkungan rumah.
d. Orang yang mencuri barang milik orang lain tanpa sepengetahuan pemiliknya,akan diberi sanksi yang tegas 
e. Moral yang baik dalam pergaulan sehari-hari dan dimanapun kita berada.

3. Menurut saya salah jika menerapkan sikap hedonisme dalam era globalisasi sekarang, larena sikap hedonisme tersebut dapat merugikan kita sendiri dengan menghambur-hamburkan harta yang kita dapat dengan susah payah. Sikap hedonisme ini juga dapat menyebabkan kecemburuan sosial, karena banyak masyarakat saat ini yang berada dibawah garis kemiskinan.

Permalink Leave a Comment

Tugas Etika Profesi Akuntansi

November 30, 2011 at 3:22 pm (Uncategorized)

1.Bagaimana pendapat saudara tentang pernyataan kompetisi lambang ketamakan ?
2.Berilah contoh penerapan moral dalam dunia bisnis di era pasar bebas saat ini, minimal 5 ?
3.Sebutkan cth dari situasi benturan kepentingan dalam dunia bisnis,minimal 4?

JAWAB

  1. Menurut saya di era globalisasi saat ini kompetisi sah-sah saja dilakukan, baik dari segi perdagangan maupun bisnis. Namun untuk mengukur apakah kompetisi itu lambing dari ketamakan apa bukan tergantung bagai mana cara mereka untuk berkompetisi, apakah secara positif atau dengan cara yg negatif. Kompetisi yang berujung dengan ketamakan biasanya bersaingan dengan cara yang tidak sehat dengan ambisius yang tinggi serta dapat merugikan pihak lain. Jadi menurut saya dijaman sekarang ini tidak seluruhnya kompetisi itu dapat dikatakan lambang dari ketamakan, tergantung apakah kompetisi itu dilakukan secara sehat atau tidak.

 

  1. a. jujur dalam berbisnis

b. bersaing secara sehat dan sesuai etika dalam persaingan

c. Menghindari sifat 5K : Katabelece, Kongkalikong, Koneksi, Kolusi dan Komisi

d. Menerapkan konsep “Pembangunan Berkelanjut

e. Konsekuen dan konsisten dengan aturan main yang telah disepakati

 

  1. 1. Segala hubungan bisnis atas nama perusahaan dengan personal yang masih ada hubungan keluarga (family) atau dengan perusahaan yang dikontrol oleh personal tersebut.
    Contoh:
    Seorang karyawan di suatu perusahaan memasukkan anggota keluarganya untuk dapat menempati suatu posisi di perusahaan tersebut tanpa harus melewati tahapan recruitment seperti para pencari kerja lainnya.
    2. Segala penerimaan dari keuntungan , dari seseorang / organisasi / pihak ketiga yang berhubungan dengan perusahaan
    Menerima bingkisan dari seorang klien yang ditunjukan untuk pegawainya bukan untuk perusahaan tempat pegawai tersebut bekerja.
    3. Segala penggunaan pribadi maupun berbagai atas informasi rahasia perusahaan demi suatu keuntungan pribadi, seperti anjuran untuk membeli atau menjual barang milik perusahaan atau produk, yang didasarkan atas informasi rahasia tersebut
    Contoh:
    Seorang karyawan disuatu perusahaan memberikan atau membocorkan rahasia perusahaan kepada temannya yang berkerja disuatu perusahaan yang bergerak dibidang usaha yang sama.
    4. Segala kepentingan pribadi yang berhubungan dengan kepentingan perusahaan.
    Contoh:
    Ketika seorang pegawai negri mendapatkan mobil dinas untuk tugas keluar kota dari perusahaan tempat dia berkerja dimanfaatkan mobil dinas tersebut untuk kendaraan berlibur dengan anggota keluarganya.

Permalink Leave a Comment

Indonesia’s Citra Borneo aims to raise up to $360 mln in palm oil IPO

June 2, 2011 at 4:05 am (Uncategorized)

(Reuters) – Indonesian palm oil
plantation firm Citra Borneo Indah is
aiming to raise between $200 million to
$360 million in an initial public offering
during the second half of this year,
three sources familiar with the deal
said on Wednesday.
The company, owned by controversial tycoon
Abdul Rasyid and his family, has about 60,000
hectares (150,000 acres) of palm oil plantations.
The firm is floating a stake of between 20 and 30
percent, valuing the whole company at between $1
billion and $1.2 billion, said the sources, who
declined to be identified because the deal was not
public. They said the details have not been
finalised.
Citra Borneo Indah was not available to comment.
The firm, established in 1999, employs about 5,000
workers, has three palm oil mills and is based in
Central Kalimantan province on Borneo island.
If successful, the IPO would become the second
largest for a palm oil firm in Indonesia this year.
Salim Ivomas Pratama, an agribusiness unit of
Indofood Agri , raised $408 million in an IPO last
month.
Rasyid, a former Indonesian parliamentarian, has
been accused in the past by green groups and the
Ministry of Forestry of being a leading figure
behind illegal logging in Indonesia, particularly in
the Tanjung Puting national park in Central
Kalimantan. Rasyid has denied wrongdoing and
has never been charged. (Reporting by Janeman
Latul, Fathiya Dahrul and David Fogarty; Editing by
Neil Chatterjee)

Permalink Leave a Comment

TOEFL HISTORY

March 16, 2011 at 11:50 am (Uncategorized)

The Test of English as a Foreign Language (TOEFL) is the standardized test by which the English-language skills of non-native speakers are evaluated. The test is required by most colleges and some employers to make sure students and employees are capable of handling the linguistic challenges of cultural immersion. The test is designed by the Center for Applied Linguistics and administered by the Educational Testing Service.
1. Background
o Based in Washington, DC, the Center for Applied Linguistics (CAL) is a nonprofit organization committed to researching the relationship between language and culture . Founded in 1959, its first director was Charles A. Ferguson (1921-1998), who had administered similar programs in the Middle East and taught as a professor at Harvard University. Ferguson guided the center to develop practical solutions for the applied language and literacy concerns of international and national governments.
Origin
o One of Ferguson’s earliest projects was to develop a test that would quantify the command of the language that ESL (English-as-a-Second-Language) students and government employees had. Ferguson and fellow applied linguistics researchers developed the TOEFL test for the first five years of the CAL. In 1964, the first official TOEFL test was taken at the center.
Development
o Since the late 1960s, the TOEFL test has been administered by the Educational Testing Service (ETS), an international standardized-testing organization. According to ETS, between 1964 and 2008, 24 million people, largely international students, have taken the test. Introduced in 2005, the Internet-based test has replaced the computer-based and paper-based formats, with the computer-based results ruled no longer valid as of 2006.
Organization
o Since the early 1970s, the 15-member TOEFL board has dealt with specific problems regarding the organization. This board is comprised of educators and government and industry representatives who are involved in international education . A board of 12 language specialists form the TOEFL Committee of Examiners, which addresses any concerns with the test’s content and methodology, keeping the test valid.
Composition of Test
o Since 1998, the paper test has been made up of 30 listening-based questions, 40 “written-expression” questions, 50 reading-comprehension questions, and a 300-word essay. The Internet-based test includes four sections: answering questions on a 700-word passage and questions on 30 minutes of an audio sample, as well as six speaking and written-composition tasks. The Internet-based test has also implemented tables and other formats into the test.

In my opinion, TOEFL (Test of Home as a Foreign Language) test is for evaluates the ability of an individual to use and understand English in an academic setting, usually use to register go to college or to get a work.

Permalink Leave a Comment

Complaint Letter

January 6, 2011 at 10:36 pm (Uncategorized)

Complaint letter is a sort letter which we use to help you achieve your goals from your complaint. The complaint letter should be addressed to the customer service/consumer affairs department or the head office if there is no customer service department.

Complaint Letter Writing
In the first paragraph you should identify what the issue is and any relevant information that you believe is important. Be sure to include the following information if it’s applicable to the situation: the date/time of the issue, location, name of person on duty, name of product, what the problem was, your account number, model number, price, warranty information and reference number. Be sure to stick with the facts and avoid putting emotions into your letter.

The next paragraph should state what you would like done to resolve the situation. If you received poor service, you could request an apology or a coupon. If a product malfunctioned, you could request that you could exchange the product for a new one or request a refund.

The last paragraph should thank the reader for the time. You can also throw in some compliments about something you liked about their company’s product or service.

You should include your telephone number/e-mail address after your printed name so that they can contact you ASAP if necessary.

Be sure to keep a copy of the letter for yourself and include photocopies of any relevant documents and enclose them with your letter.

example :

4739 French St.
Tampa FL 33660

July 18, 2006

Mr. Kevin McManus
National Manager, Customer Service
Energy Corporation Inc.
Heritage Building, Suite 200
795 Foundation Dr.
New York, NY 10014

RE: EnerCorp Credit Card: 263 181 869 3 900XX

I had been an EnerCorp credit card holder for the previous ten years. Before that, I was a Texacana card-holder for over 20 years. I seem to recall that when EnerCorp took over/bought out Texacana ten years ago, the switch of companies/credit cards was handled smoothly and seamlessly. I wish the same was the case ten years later when EnerCorp recently transferred its credit card operations to NYBank.
I was well aware of the impending changeover to NYBank a couple of months before it happened. I had received a notice of the planned change in the mail, and it was discussed often at my local EnerCorp station when I paid for my gas (with my EnerCorp credit card). More than once, I inquired, and was assured that I would receive a new credit card in the mail before the April 27th deadline. Unfortunately, that did not happen. April 27th came and went, without me receiving a replacement card, or even an application for a new one. Apparently, I am not the only one that this happened to.

After realizing that I was suddenly without a gasoline credit card, after 30 years with one, I called a couple of your 1-800 numbers and I was advised that I would have to re-apply for a credit card with EnerCorp via the NYBank. Incredible as this seemed, I requested an application and one was sent. It appears to be the same kind of application that one fills in after walking in off the street. The fact that I had been a credit card-holder with EnerCorp (and its predecessor Texacana before that) for some 30 years in total, did not seem to cut any mustard with you people, or your friends at the NYBank.

It is hard to believe that companies are still doing business this way in the year 2006. Have you people (or your colleagues at NYBank) ever heard of the concept of MVC (Most Valuable Customer). Just in case you aren’t familiar with this approach, the MVC is the customer that you already have (i.e. me). Normally, these are the customers you don’t want to lose. After all, research has revealed that it will cost you seven times as much to find a new customer as it does to keep an existing one (i.e. me). What about current “customer-centric” concepts such as One-to-One marketing? Or, have you ever heard of customer relationships management (CRM)?

For your information, about two years ago American Hardware transferred its credit card management program to Master Card and it was absolutely transparent to American Hardware card-holders who simply received a replacement Master Card before the American card expired. Maybe you should have consulted those companies.

In closing, would you please advise me as soon as possible if EnerCorp (now via NYBank) is still interested in doing business with me, or if what has happened here is your not so subtle way of telling me to do my gasoline business elsewhere.

Sincerely,

John Swetnam, M.B.A.
President/Owner, Financial Business Solutions Inc.

Permalink Leave a Comment

Letters of Inquiry

October 30, 2010 at 5:53 pm (Uncategorized)

A letter of inquiry asks someone for specific information. In some cases, such as a request for promotional material, the recipient will have a clear interest in responding to your letter. In other cases, such as a request for specific information on a product, the recipient may or may not be as motivated to respond quickly. Consequently, always make the tone of the letter friendly and make it easy for the recipient to identify and provide the information you need.

example:
PT. Davengine, Tbk
Jl. Asal-asalan No. 999 Bogor
Phone. (0251) 66778899; Fax. (0251) 66677788

October 10, 2009

PT. American Muscle
Jln. Bodo Amat Jakarta Pusat
Indonesia

Dear Sirs,

Mr.Diki Bulin, the chief of PT. American Muscle, car dealer inform us that you are providing types of american car like Ford Mustang and Chevrolet Camaro.

We are an dealer distributor and believe there is a promising marketing our area for deciberately priced goods of this kinds.

Please let us have details of your types of car we have request and pricelist.

Please give us catalogue and sample of your product ,including color, types and prices. your terms of payment and discount allowed on purchases of quantities of not less than 5 of unit Mustang cars .

Your prompt reply would be appreciated.

Yours faithfully,
PT. Davengine, Tbk

David Nathanael
Marketing Manager

Permalink Leave a Comment

sample format of letters

October 15, 2010 at 6:35 pm (Uncategorized)

1. Letter of Confidentiality Agreement

CONFIDENTIALITY AGREEMENT
BETWEEN FIRMS

AGREEMENT and acknowledgement between _ (Company), and _
(Undersigned).
Whereas, the Company agrees to furnish the undersigned
certain confidential information relating to the affairs of
the Company for purposes of: (Describe)

_

,and
Whereas, the undersigned agrees to review, examine,
inspect or obtain such information only for the purposes
described above, and to otherwise hold such information
confidential pursuant to the terms of this agreement,
BE IT KNOWN, that the Company has or shall furnish to the
undersigned certain confidential information, as set forth on
attached list, and may further allow the undersigned the right
to inspect the business of the Company and/or interview
employees or representatives of the Company, all on the
following conditions:
1. The undersigned agrees to hold all confidential or
proprietary information or trade secrets
(“information”) in trust and confidence and agrees
that it shall be used only for the contemplated
purpose, shall not be used for any other purpose or
disclosed to any third party.
2. No copies will be made or retained of any written
information supplied.
3. At the conclusion of our discussions, or upon demand
by the Company, all information, including written
notes, photographs, memoranda, or notes taken by you
shall be returned to us.
4. This information shall not be disclosed to any
employee or consultant unless they agree to execute
and be bound by the terms of this agreement.
5. It is understood that the undersigned shall have no
obligation with respect to any information known by the
undersigned or generally known within the industry
prior to date of this agreement, or becomes common
knowledge within the industry thereafter.

Dated: _

______________________________

______________________________

2. Letter of Customer service Request

CUSTOMER SERVICE REQUEST

DATE______________

CUSTOMER____________________________________________________

ADDRESS_____________________________________________________

_____________________________PHONE___________________

MERCHANDISE PROBLEMS: DELIVERY PROBLEMS:

ORDER NOT FILLED BAD ADDRESS

DEFECTIVE MERCHANDISE CUSTOMER NOT IN

REPAIR PROBLEM DELAYED/LOST IN TRANSIT

WRONG MERCHANDISE SOLD DAMAGED IN TRANSIT

AMOUNT CHARGED IN ERROR MDSE. MISSING IN PACKAGE

CREDIT/REFUND NOT ISSUED OTHER___________________

OTHER___________________ ________________________

REMARKS:

DISPOSITION:

3. Letter of Contract Proposal For Service
Dear

We hereby propose to furnish all materials and perform all
labor necessary for the completion of Davit Installation
of the following specifications:

One No. 1000 lb. galvanized davit installed on seawall

Four-way lifting bridle

Three 2″x8″ wood fenders anchored to the wall with 5′
rubber bumper strip on each.

This work is to be performed on Lot_____Blk________Sub.
Div.____ for (name of owner) , Owner, in accordance
with the drawings and specifications submitted for the
above work. The total cost including state tax is (amount)

Payments to be made as follows : the sum of (amount) to
be paid upon the approval of this contract and the balance
of (amount) upon the completion of the work.

Any alteration or deviation from the above specifications
involving extra cost of material or labor will only be
executed upon written orders for same and will become an
extra charge over the sum mentioned in this contract.
All agreements must be made in writing.

Property lines shall be designated by substantial marks, by
owner or his certified engineer. The contractors shall not
be liable, as regards to the completion of the work, for
any delay which may be caused by reason or on account of
any strike of workmanship, any Act of God, unavoidable
accidents, inability to secure materials or to use materials
in the performance of the work by reason of laws or
regulations of the United States of America or the State of
(state) , or any other circumstance beyond their
control, other than the want of funds. No such delay shall
be deemed a default on the part of the contractors, and, in
the event of any such delay, the contractor’s time limit for
performance of the work shall be correspondingly extended.
Workmen’s Compensation and Public Liability Insurance on the
above work shall be provided by the Contractor.

This Contract shall be deemed null and void if not signed
within thirty days.
Respectfully submitted,
ACCEPTED;
By____________________________
______________________________
OWNER
Date__________________________

4. Letter of goods contract

CONTRACT

THIS AGREEMENT, made and entered into this ___ day of
_________, l98_, by and between ___________________, the
Seller, and ___________________, the Buyer:

1. The seller hereby undertakes to transfer and deliver
to the buyer on or before __________, l98_, the following
described goods:

2. The buyer hereby undertakes to accept the goods and
pay for them in accordance with the terms of the contract.
3. It is agreed that identification shall not be deemed
to have been made until both the buyer and the seller have
agreed that the goods in question are to be appropriated to
the performance of the contract with the buyer.
4. The buyer shall make payment for the goods at the
time when and at the place where the goods are received by
him.
5. Goods shall be deemed received by the buyer when
received by him at .
6. The risk of loss from any casualty to the goods
regardless of the cause thereof shall be on the seller until
the goods have been accepted by the buyer.
7. The seller warrants that the goods are now free and
at the time of delivery shall be free from any security
interest or other lien or encumbrance.
8. The seller further warrants that at the time of
signing this contract he neither knows nor has reason to
know of the existence of any outstanding title or claim of
title hostile to his rights in the goods.
9. The buyer shall have the right to examine the goods
on arrival, and within business days after such delivery
he must give notice to the seller of any claim for damages
on account of the condition, quality, or grade of the
property, and must specify the basis of his claim in detail.
The failure of the buyer to comply with these rules shall
constitute irrevocable acceptance of the goods.
10. Executed in duplicate, one copy of which was
delivered to and retained by the buyer, the day and year
first above written.
/S/……………………..
/S/……………………..

5. Letter of Aplication For License
APPLICATION FOR LICENSE

I, (name of applicant), do hereby apply for a license to
display the trademark of (association), “(trademark) ”
at my place of business located at (address) , in
the City of , State of .

That this application is in accordance with the
regulations of the (trade association).

I am cognizant of the regulations of (trade association)
that govern the display of said trademark and the manner
of conducting business, and I agree to abide by such
regulations at all times.

Dated:_______________ ______________________________
(Signature)

Permalink Leave a Comment

Daftar pustaka

June 16, 2010 at 10:35 am (Uncategorized)

Daftar pustaka adalah merupakan sebuah daftar yang berisi judul buku-buku, artikel-artikel, dan bahan-bahan penerbitan lainnya, yang mempunyai pertalian dengan sebuah karangan (contohnya: thesis). Melalui daftar pustaka yang disertakan pada akhir tulisan, para pembaca dapat melihat kembali pada sumber aslinya.

Dalam menulis daftar pustaka terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan yaitu:
• Daftar pustaka disusun berdasarkan urutan alfabet, berturut-turut dari atas ke bawah, tanpa menggunakan angka arab (1,2,3, dan seterusnya).
• Cara penulisan daftar pustaka sebagai berikut:
Tulis nama pengarang (nama pengarang bagian belakang ditulis terlebih dahulu, baru nama depan)
-Tulislah tahun terbit buku. Setelah tahun terbit diberi tanda titik (.)
-Tulislah judul buku (dengan diberi garis bawah atau cetak miring). Setelah judul buku diberi tanda titik (.).
-Tulislah kota terbit dan nama penerbitnya. Diantara kedua bagian itu diberi tanda titik dua (:). Setelah nama penerbit diberi tanda titik
-Apabila digunakan dua sumber pustaka atau lebih yang sama pengarangnya, maka sumber dirilis dari buku yang lebih dahulu terbit, baru buku yang terbit kemudian. Di antara kedua sumber pustaka itu dibutuhkan tanda garis panjang.
• Untuk penulisan daftar pustaka yang berasal dari internet ada beberapa rumusan pendapat :
Menurut Sophia (2002), komponen suatu bibliografi online adalah:
• Nama Pengarang• Tanggal revisi terakhhir• Judul Makalah• Media yang memuat• URL yang terdiri dari protocol/situs/path/file• Tanggal akses
Winarko memberikan rumusan pencantuman bibliografi online di daftar pustaka sebagai berikut:
Artikel jurnal dari internet: Majalah/Jurnal Online
Penulis, tahun, judul artikel, nama majalah (dengan singkatanresminya), nomor, volume, halaman dan alamat website.*) Nama majalah online harus ditulis miring
Artikel umum dari internet dengan nama
Penulis, tahun, judul artikel, [jenis media], alamat website (diakses tanggal …).*) Judul artikel harus ditulis miring
Artikel umum dari internet tanpa nama
Anonim, tahun, judul artikel, [jenis media], alamat website (diakses tanggal …).*) “Anonim” dapat diganti dengan “_____”. Judul artikel harus ditulis miring

CATATAN :
a. Nama penulis lebih dari satu kata
Jika nama penulis terdiri atas 2 nama atau lebih, cara penulisannya menggunakan nama
keluarga atau nama utama diikuti dengan koma dan singkatan nama-nama lainnya masingmasing
diikuti titik.
b. Nama yang diikuti dengan singkatan
Nama utama atau nama keluarga yang diikuti dengan singkatan, ditulis sebagai nama yang
menyatu.
c. Nama dengan garis penghubung
Nama yang lebih dari dua kata tetapi merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan
dirangkai dengan garis penghubung.
d. Penulisan gelar kesarjanaan
Gelar kesarjanaan dan gelar lainnya tidak boleh dicantumkan dalam penulisan nama, kecuali dalam ucapan terima kasih atau prakata.
e. Gunakan istilah “anonim” untuk referensi tanpa nama penulis
f. Dalam daftar pustaka, semua nama penulis harus dicantumkan tidak boleh menggunakan dkk.
atau et al.

Contoh :
• Baradja, M.F. 1990. Kapita Selecta Pengajaran Bahasa. Malang: Penerbit IKIP Malang.

• Damono, Sapardi Joko. 1979. Novel Sastra Indonesia Sebelum Perang. Jakarta: Pusat Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

• Hermans, B., 2000, Desperately Seeking: Helping Hands and Human Touch, [online], (http://www.hermans.org/agents2/ch3_1_2.htm, diakses tanggal 25 Juli 2008 )

Permalink Leave a Comment

Next page »